Merencanakan tabungan sebelum resign adalah langkah krusial yang sering diabaikan banyak karyawan. Keputusan resign bukan hanya soal kesiapan mental, tetapi juga kesiapan finansial yang matang agar kondisi keuangan tetap aman.
Tanpa persiapan tabungan yang cukup, masa transisi setelah resign bisa dipenuhi tekanan dan ketidakpastian. Karena itu, memahami dan menyiapkan tabungan sebelum resign menjadi kunci agar Anda dapat menghadapi fase baru dengan lebih tenang dan percaya diri.
Artikel ini akan membahas tujuh persiapan penting yang wajib Anda ketahui sebelum mengajukan resign, terutama terkait pengelolaan tabungan agar masa depan tetap terencana dan sejahtera.
Table of Contents
TogglePersiapan Tabungan Sebelum Resign

1. Hitung Kebutuhan Hidup Bulanan Secara Realistis
Langkah awal dalam menyiapkan tabungan sebelum resign adalah menghitung kebutuhan hidup bulanan secara realistis. Catat seluruh pengeluaran rutin seperti makan, transportasi, cicilan, listrik, dan internet. Dengan mengetahui angka pasti, Anda bisa menentukan berapa dana minimal yang harus tersedia setiap bulan setelah tidak lagi menerima gaji tetap.
2. Siapkan Dana Darurat Minimal 6–12 Bulan
Idealnya, tabungan sebelum resign harus mencakup dana darurat minimal enam hingga dua belas bulan biaya hidup. Dana ini berfungsi sebagai penyangga keuangan selama Anda mencari pekerjaan baru, membangun usaha, atau menjalani masa transisi karier. Semakin besar tanggungan, semakin besar pula dana darurat yang perlu disiapkan.
3. Pisahkan Tabungan dan Rekening Harian
Kesalahan umum adalah mencampur tabungan dengan rekening transaksi harian. Untuk memaksimalkan tabungan sebelum resign, sebaiknya pisahkan rekening tabungan khusus agar dana tidak terpakai untuk kebutuhan konsumtif. Cara ini membantu menjaga disiplin dan memastikan tabungan tetap utuh sesuai rencana.
4. Lunasi atau Kurangi Utang Konsumtif
Sebelum resign, pastikan Anda mengurangi bahkan melunasi utang konsumtif seperti kartu kredit atau cicilan non-produktif. Utang yang berjalan akan menjadi beban berat saat penghasilan tidak lagi tetap. Tabungan sebelum resign seharusnya difokuskan untuk perlindungan, bukan untuk menutup kewajiban yang menumpuk.
5. Tentukan Tujuan Finansial Pasca Resign
Apakah Anda ingin membuka usaha, melanjutkan pendidikan, atau beristirahat sejenak? Tujuan ini akan menentukan strategi tabungan sebelum resign. Dengan tujuan yang jelas, Anda dapat menentukan jangka waktu dan jumlah tabungan yang harus dikumpulkan, sehingga rencana keuangan menjadi lebih terarah.
6. Pilih Instrumen Tabungan yang Aman dan Bertumbuh
Menabung saja tidak cukup, Anda juga perlu memastikan dana berkembang secara optimal. Pilih produk tabungan yang aman, diawasi, dan menawarkan bunga kompetitif. Tabungan berjangka menjadi pilihan tepat karena membantu membangun disiplin menabung sekaligus memberikan hasil yang lebih baik dibanding tabungan biasa.
7. Bangun Kebiasaan Menabung Otomatis
Persiapan tabungan sebelum resign akan lebih efektif jika dilakukan secara konsisten. Gunakan sistem setoran rutin agar tabungan terus bertambah tanpa harus bergantung pada niat semata. Kebiasaan ini membantu Anda mencapai target keuangan lebih cepat dan stabil.
Solusi Tabungan Sebelum Resign yang Lebih Terencana
Untuk membantu Anda mempersiapkan masa depan yang aman setelah resign, Tabungan Siaga HOKI dari HOKIbank hadir sebagai solusi tabungan berjangka yang dirancang khusus untuk perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang. Produk ini membantu masyarakat umum merencanakan biaya hidup agar masa depan tetap terencana, bahagia, dan sejahtera.
Tabungan Siaga HOKI merupakan produk tabungan berjangka untuk nasabah perorangan dengan sistem bunga berbunga, sehingga nilai tabungan dapat berkembang lebih pesat. Produk ini sangat relevan bagi Anda yang sedang menyiapkan tabungan sebelum resign secara disiplin dan aman.
Keunggulan Tabungan Siaga HOKI
Tabungan Siaga HOKI menawarkan berbagai keunggulan yang mendukung perencanaan keuangan Anda, antara lain:
- Dijamin LPS, sehingga dana Anda aman dan terpercaya
- Bunga kompetitif hingga 5% per tahun
- Layanan setoran antar jemput (pick up service) yang memudahkan nasabah
Dari sisi ketentuan, Tabungan Siaga HOKI memiliki jangka waktu kontrak minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun. Setoran bulanan dimulai dari Rp100.000 dengan kelipatan Rp50.000 untuk setoran berikutnya. Saldo tabungan tidak dapat ditarik sebelum masa kontrak berakhir, kecuali dalam kondisi sangat mendesak hal ini membantu menjaga konsistensi tabungan Anda.
Syarat Pembukaan Rekening yang Mudah
Pembukaan rekening Tabungan Siaga HOKI terbuka untuk WNI maupun WNA. WNI cukup melampirkan fotokopi KTP, sementara WNA melampirkan KITAS atau paspor. Orang tua yang membuka rekening untuk anak di bawah umur dapat menggunakan nama orang tua dengan keterangan identitas anak sesuai kartu keluarga.
Saatnya Amankan Masa Depan Anda Bersama HOKIbank
Resign tanpa persiapan finansial adalah risiko besar. Dengan perencanaan tabungan sebelum resign yang tepat, Anda bisa melangkah lebih percaya diri menghadapi fase baru dalam hidup. Tabungan Siaga HOKI dari HOKIbank siap menjadi mitra keuangan Anda dalam membangun masa depan yang aman dan sejahtera.Mulai persiapan tabungan sebelum resign sekarang juga. Kunjungi kantor cabang HOKIbank terdekat dan buka Tabungan Siaga HOKI hari ini atau hubungi HOKIbank via WhatsApp di 0811 3098 1188. Jangan tunggu sampai terlambat masa depan Anda layak direncanakan sejak sekarang.
Resign tanpa persiapan finansial adalah risiko besar. Dengan perencanaan tabungan sebelum resign yang tepat, Anda bisa melangkah lebih percaya diri menghadapi fase baru dalam hidup. Bagi Anda masyarakat Bali yang ingin menjaga stabilitas keuangan keluarga di tengah dinamika pekerjaan dan peluang usaha, Tabungan Siaga HOKI dari HOKIbank sebagai BPR Bali siap menjadi mitra keuangan Anda dalam membangun masa depan yang aman dan sejahtera.
Mulai persiapan tabungan sebelum resign sekarang juga. Kunjungi kantor cabang HOKIbank terdekat di Bali dan buka Tabungan Siaga HOKI hari ini, atau hubungi HOKIbank via WhatsApp di 0811 3098 1188. Jangan tunggu sampai terlambat! Masa depan Anda layak direncanakan sejak sekarang.


